Tampilkan postingan dengan label Proud to be Muslimah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Proud to be Muslimah. Tampilkan semua postingan

Kamis, 04 Juni 2009

Do'a dan Harapan insan yang benama "Muslimah"

Inilah catatan hati dari sang akhwat yang mendambakan ikhwan sholeh, yang bisa bersama untuk mencintai Mu Ya Robb dan mencintai Muhammad Shalallahu’alaihi wassalam.
Yaa……Rabbi……..
Aku berdoa untuk seorang ikhwan yang akan menjadi bagian dari hidupku
Seseorang yang sangat mencintaiMu lebih dari segala sesuatu
Seorang yang akan meletakkanku pada posisi di hatinya setelah Engkau dan Muhammad shallahu’alaihiwasalam
Seseorang yang hidup bukan untuk dirinya sendiri, tapi juga untuk-Mu dan orang lain
Wajah, fisik, status atau harta tidaklah penting
Yang terpenting adalah hati yang sungguh mencintai dan dekat dengan Engkau
Dan berusaha menjadikan sifat-sifat baikMu ada pada pribadinya
Dan ia haruslah mengetahui bagi siapa dan untuk apa ia hidup
Sehingga hidupnya tidak sia-sia
Seseorang yang memiliki hati yang bijak, tidak hanya otak yang cerdas
Seseorang yang tidak hanya mencintaiku, tapi juga menghormatiku
Seorang yang tidak hanya memujaku, tetapi juga dapat menasehatiku
Seseorang yang mencintaiku bukan karena fisikku, hartaku atau statusku tapi karena Engkau
Seorang yang dapat menjadi sahabat terbaikku dalam setiap waktu dan situasi
Seseorang yang membuatku merasa sebagai wanita shalehah ketika aku berada di sisinya
Seseorang yang bisa menjadi asisten sang nahkoda kapal
Seseorang yang bisa menjadi penuntun kenakalan balita yang nakal
Seseorang yang bisa menjadi penawar bisa
Seseorang yang sabar mengingatkan saat diriku lancang
Ya..Rabb……
Aku tak meminta seseorang yang sempurna
Hingga aku dapat membuatnya sempurna di mataMu
Seseorang yang membutuhkan dukunganku sebagai peneguhnya
Seorang yang membutuhkan doaku untuk kehidupannya
Seseorang yang membutuhkan senyumku untuk mengatasi kesedihannya
Seseorang yang membutuhkan diriku untuk membuat hidupnya lebih hidup
Aku tidak mengharap orang yang semulia abu baker Radhiyallahu,
Atau setaqwa umar Radhiyallahu, pun setabah Ustman Radhiyallahu,
Ataupun sekaya Abdurrahman bin auf Radhiyallahu, setegar zaid Radhiyallahu
Juga segagah Ali Radhiyallahu, apalagi setampan Usamah Radhiyallahu.
Aku hanya mengharap seorang ikhwan akhir zaman,
Yang punya cita-cita mengikuti jejak mereka,
Membangun keturunan yang sholeh,
Membangun peradaban,
dan membuat Rasulullah shallahu’alaihiwasalam bangga di akhirat
Karena aku sadar aku bukanlah semulia Fatimah Radhiyallahuanha, tidak setaqwa Aisyah Radhiyallahuanha ,Pun tidak secantik Zainab Radhiyallahuanha, apalagi sekaya Khodijah Radhiyallahuanha.
Aku hanyalah seorang wanita akhir zaman
yang punya cita - cinta
Ya…..Rabb …….
Aku juga meminta, Jadikanlah ia sandaran bagiku
Buatlah aku menjadi akhwat yang dapat membuatnya bangga
Berikan aku hati yang sungguh mencintaiMu sehingga aku dapat mencintainya dengan sepenuh jiwaku
Berikanlah sifat yang lembut, sehingga auraku datang dariMu
Berikanlah aku tangan sehingga aku mampu berdoa untuknya
Berikanlah aku penglihatan sehingga aku dapat melihat banyak kebaikan dalam dirinya
Berikanlah aku lisan yang penuh dengan kata-kata bijaksana,
Mampu memberikan semangat serta mendukungnya setiap saat
kokohnya benteng tidak bisa dibangun dalam semalam, namun bisa hancur dalam sedetik
Kota Baghdad tak dibangun dalam sehari, namun bisa hancur dalam sekejap
Dan bilamana akhirnya kami berdua bertemu, aku berharap kami berdua dapat mengatakan:
” Betapa Maha Besarnya Engkau karena telah memberikan kepadaku pasangan yang
dapat membuat hidupku menjadi sempurna”.
Aku mengetahui bahwa Engkau ingin kami bertemu pada waktu yang tepat
Dan Engkau akan membuat segalanya indah pada waktu yang telah Engkau tentukan…
Amiiiin…

Senin, 04 Mei 2009

...... v^_^v...............


Adekku sayang,jilbabnya kenapa menyusut?
Apa gara2 keseringan dicuci y?
Ato karena dikeringin di mesin cuci?
Laen kali jilbab2nya dicuci pake detergen merk iman & ilmu ya dek,biar ga nyusut.Trus dikeringin di mesin istiqomah aja.
Kan sayang dek jilbabnya bagus tapi naek2 ke puncak gunung.
Lagian sayang juga mahal2 dapet kecil,mending milih yg gede.Hehe. .
Hayo. .
Ulurkan jilbabmu duhai adikku,
kau adalah permata penghias jiwa,
kau adalah belati penggores hati.

-persembahan cinta untuk semua ukhtiku-

Senin, 27 April 2009

Cantiknya seorang muslimah.


Awalnya aku tidak percaya diri
Dengan pakaian yang tertutup rapi

Teman-temanku bilang, aku tidak trendy.

Tapi ayah bilang aku cantik, begitupun Ibu


Wahai kawan yang selalu mendambakan pujian insan...

Cantik bukan berarti buka-bukaan

Cantik bukan berarti harus berdandan.

Dan cantik bukan berarti seorang pujaan..


Kuulurkan jilbabku hingga terasa damai hatiku

Kulonggarkan pakaianku hingga tertutup bentuk tubuhku.

Kulakukan semua itu demi cintaku pada Rabb-ku

Dalam hati, ku berbisik, semoga aku bisa menjadi contoh yang baik untuk teman-temanku..

Kamis, 19 Maret 2009

Sepucuk surat dari sang adik~

Bismillah...
Baca sampai habis y.. ^.^v

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh..
Dear my sister …
Yang hatinya sedang goyah..
Yang prinsipnya sedang diganggu oleh syetan laknatullah...
Yang nikmat zikirnya telah terampas...
Yang nyaris melupakan kerinduan bersama Rabb-Nya...


Kak Fit…Apa kabar? Semoga Allah, Sang Kekasih sejati senantiasa memayungimu dengan rahmat-Nya. Sesungguhnya limpahan cinta-Nya kepada segenap makhluk, begitu melimpah…tiada batas.Oleh Karena itu letakkan jari-jari tangan pada jantungmu rasakan degubnya setiap waktu. Adakah asma-Nya berdegub bersama aliran darahmu.Ia telah melukis kuasanya pada wajahmu sehingga tercipta sebaik-sebaik rupa. Letakkan jemari pada hatimu dan akhlakmu,rasakan pelita ilmu dan hikmah yang menyala tiap waktu sehingga tercipta dunia yang indah tiada tara.
Siapakah Ia Sang Pencipta?
Yang telah meletakkan jantung hati dalam rongganya dan meniup ruh-Nya.
Siapakah Ia Sang Pencipta?
Yang telah meletakkan hikmah dan ilmu dalam wadahnya dan meniupkan cahaya-Nya.Ia sungguh tak terbandingkan dengan seseorang yang kau letakkan padanya cinta sematimu.Ia sungguh tak tertandingi dengan seseorang yang telah merampas rindumu setiap waktu.
Apakah yang mengalir dalam nadimu saat menyandingkan dengan-Nya? Degub nafsu dan keinginan meluap untuk memiliki, menguasai sepenuh-penuhnya.

Kak, cinta pada selain Allah adalah semu belaka seperti fatamorgana. Benarkah ia sepenuhnya mencintaimu? Menerimamu apa adanya? Mendambamu walau engkau mengecewakannya?
Benarkah cintanya setinggi gunung Fujiyama, sehingga untuk mendapatkan bela kasihmu, lautan berapi rela ia seberangi?
Benarkah janjinya bahwa ia ingin tetap berada di sisimu apapun yang akan terjadi, meskipun kerentaan telah mendatangimu, mesipun terpaan badai menghadangmu walaukan senantiasa menyakitkan?
Tentu tidak !!! Sebab ia sebagaimana dirimu, hanya menginginkan jasad dan duniamu belaka. Ia hanya menginginkan sepenggal kesemuan yang terpancar indah dari ragamu.Percayalah, semua itu hanya angan belaka.
Adakah cinta sejati ada padamu dan dia tanpa karunia dari-Nya?
Tentu tidak !!! Sebab cinta sejati adalah cinta dalam rangka ketaatan pada-Nya. Cinta sejati adalah menyatukan raga dalam syariat-Nya.
Percayalah engkau bahwa Allah tak pernah mengkhianati kita, walaupun kita jarang menjenguk-Nya. Percayalah engkau bahwa Allah selalu memberi yang terbaik walau kita tak sejenakpun merindukan-Nya
Sesungguhnya, kegembiraan-Nya menyambut seorang hamba yang bertaubat, lebih besar dari rasa yang terpancar dari seorang pengembara yang menemukan kembali keledainya.Sementara ia dalam kondisi letih, lapar, dan mengantuk. Selangkah mendekat kepada-Nya, seribu langkah Ia mendekat kepada kita.

Kakak,Inilah janji-Nya pada kita makhluk-Nya:
“Wahai anak adam, kenapa engkau tidak memperhatikan Aku? Tahukah engkau bahwa engkau berada dalam pengawasan mata-Ku dalam kesepianmu, dan kala nafsumu bergejolak.Ingatlah Aku, dan mintalah kepada-Ku agar Aku cabut nafsu itu dari hatimu dan Aku pelihara engkau dari berbuat maksiat kepada-Ku dan Aku jadikan engkau benci kepada perbuatan itu.Akan Aku mudahkan engkau menaatiKu. Akan Aku jadikan engkau cinta kepada ketaatan itu serta Aku jadikan dia indah dalam pandanganmu.Wahai anak Adam, Aku hanya menyuruhmu agar supaya engkau meminta pertolongan kepadaKu dan berpegang erat kepada tali agamaKu, bukan untuk durhaka kepadaKu dan jika tidak begitu Aku akan menjauh dari dirimu. Aku sebenarnya tidak memerlukan engkau. Dan engkaulah yang memerlukanAku telah menciptakan dunia ini dan Aku mudahkan dia untuk memenuhi keinginanmu. Tidak lain supaya engkau bersiap-siap untuk menemuiKu dan engkau membawa perbekalan darinya, agar supaya engkau jangan berpaling dariKu dan kekal di atas bumi.Ketahuilah olehmu, bahwa negeri akhirat itu adalah lebih baik bagimu dari pada dunia ini. Oleh sebab itu janganlah engkau pilih yang lain dari yang telah aku pilihkan untukmu dan jangan engkau benci menemuiku, karena siapa saja yang rindu bertemu dengan-Ku Aku pun merindukan.”(Hadits Qudsi)

Kak, betapa indah janji cinta-Nya jauh sekali dari cinta syahwati yang kerap kali kita rasakan ketika melihat seseorang berwajah indah di dekat kita. Jauh sekali dari cinta ragawi yang kadang kali lebih banyak menyakiti hati, jiwa dan raga.

Usia kita terbatas, Kak…
Alangkah merugi jika kita memberi cinta kita seluruhnya pada seseorang yang tak semestinya.
Cintai manusia yang kau cintai secara sedehana
Cintai bunga-bunga yang menawan secara sederhana
Cintai kehidupan yang berlimpah secara sederhana
Cintai apapun secara sederhana
Karena masih ada cinta yang teramat istimewa, yaitu cinta pada Sang Pemilik Cinta. Teramat rugi jika engkau mengabaikannya…

Cinta ada bukan untuk dimiliki, tapi cinta ada untuk dicintai...
Wassalam..

Minggu, 15 Maret 2009

Seuntai nasihat untukmu Ukht...

Apa kabar saudariku....??
Mungkin hari - hari yang kau lalui penuh dengan ujian dan rintangan.
Mungkin kau terpaksa mengorbankan waktu istirahatmu untuk merencanakan manuver - manuver da'wah. Atau kau terpaksa mengorbankan waktu kuliahmu karena tidak ada yang bersedia mengalah untuk mengorbankan waktu kuliahnya ketika koordinasi dakwah harus di lakukan segera. Dengan penuh keikhlasan, kaupun bersedia mengikuti jadwal rekan - rekanmu yang lain meski harus mengorbankan kepentingan dirimu. Betapa kau percaya bahwa Allah akan senantiasa memberikan pertolongan kepada mereka yang menolong diin-Nya.
Ukhti..
Pilihan itu memang tidak datang pada kita ketika kita menginginkannya.
Karena Allah mengetahui bagaimana dan siapa yang dipilihNYA untuk memainkan peran itu.
Kitalah actor atau aktris yang memainkan itu semua sesuai dengan skenarioNYA.

Ketika kita minta pada Allah sekuntum bunga yang segar,
Allah memberikan kita sebuah kaktus berduri.
Ketika kita meminta pada ALLAH kupu-kupu yang indah.
ALLAH malah memberikan kita ulat yang berbulu.
Itulah scenario ALLAH. Kadang kita tidak mengerti apa yang akan terjadi di balik semua peristiwa yang ada di sekitar kita.
Tapi yakinlah…
Allah pasti mempunyai rencana lain di balik semua ini.

Taukah kamu duhai ukhty…
kaktus yang berduri itu kini telah menjadi kaktus yang tahan terhadap panas,
tahan terhadap kekeringan.
Dan tatkala waktu telah tiba,
Allah memberikan bunga yang indah.
Tumbuh di kaktus itu.
Ulat yang Allah berikan tadi…
tiba-tiba hilang.
Berganti menjadi sebuah kepompong.
Dan akhirnya kupu-kupu yang indah yang kita dambakanpun telah Allah berikan.

Itulah scenario Allah.
Dia tidak memberikan apa yang kita minta.
Tapi Dia memberikan apa yang kita perlukan.

Duhai ukhti…
semakin hari..
kamu akan semakin mengerti hakikat dakwah ini.
Lantas, sekarang yang kamu perlu perhatikan adalah pahamilah setiap langkah yang kamu tempuh.
Dan lihatlah,,,
disanala h tersimpan harmoni setiap kehidupan.
Ada pelangi dalam setiap perjalanan.
Dan pelangi itu diperuntukkan bagi orang-orang yang sabar dan ikhlas dalam menjalani penempaan.

Duhai ukhty…
kita bukanlah jamaah malaikat yang tidak pernah melakukan kesalahan.
Kita adalah jamaah manusia biasa yang pasti akan pernah melakukan kesalahan.
Jangan selalu menyesali setiap kesalahan yang terjadi.
Karena penyesalan hanya akan membebani hati.
Meredam simfoni cinta ilahi yang ditujukan untuk kita.
Yang perlu kita lakukan adalah mencari benang merah..
supaya kita dapat memperbaiki apa-apa yang telah lalu.

Dakwah adalah sebuah keharusan.
Karena dakwah tidak butuh kita.
Tapi kitalah yang butuh dakwah.
Bukankah ALLAH sudah menyatakan dalam firmanNYA.
Masuklah kamu dalam islam secara kaffah?
Lantas, apa yang ingin kamu hindari.
kita tidak bisa mengapung ataupun melayang jika ingin mencari mutiara di dasar laut.
Tapi kita harus menenggelamkan diri kita di dasar laut itu.
Karena mutiara itu tidak ada di permukaan, mutiara itu juga tidak ada di tengah-tengah.
Mutiara itu tersimpan di dasar.
Di dasar kedalaman hati kita.

Duhai ukhty..
kamu pasti akan menyadari…
bahwa semua ini semata-mata adalah proses pendewasaan diri kita.
Bukankah tanah liat sebelum menjadi sebuah guci yang indah harus ditempa dengan berbagai ujian? Bukankah sepotong bambu sebelum menjadi pipa air juga ditempa dengan berbagai peristiwa yang menyakitkan.

Karena itu…bangkitlah ukhtiku sayang…
Semuanya akan baik-baik saja.
Karena ALLAHlah sandaran kita.
berbahagialah menjadi seorang aktvis dakwah.
Karena kita bisa mendekat kepada Allah ketika semua menjauh.
Dan Allah adalah satu-satunya yang tak berpaling darimu.
Ketika kekecewaan dakwah mendera jiwamu,
ALLAHlah satu-satunya Dzat yang tak mengecewakan dan tak pernah melukai perasaan.
Dan ketika beban dakwah yang engkau pikul terasa berat,
ALLAHlah satu-satunya sandaran.
Ketika sesak menghimpit,
ALLAHlah yang melapangkannya.
Dan ketika lelah mendera,
ALLAH mengistirahatkan dalam shalat lailmu.

(29:2). Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu akan diuji oleh Allah. Karena itu, persiapkan ruhiyah kita untuk menjawab ujian itu. Karena kita harus naik kelas dalam ujian ini. Jangan pernah menyerah, jangan pernah putus asa. Sesungguhnya ALLAH membersamai langkah kita menuju padaNYA.

Hidup itu adalah sebuah pilihan.
Semua orang berhak memilih jalannya masing-masing.
Dan engkau telah memilih jalanmu disini.
Karena itu, perkuat langkahmu. Jangan biarkan langkahmu goyah.
Ketika kita diam orang lain tak akan tau apa yang sedang kita alami.
Ketika kita mulai goyah, berpeganglah pada tangan saudaramu.
Dan jika mereka juga lengah dan jangkauan kita tidak sampai kepada mereka..
Maka sesungguhnya ALLAHlah tepat kita mendekat.
Tanamkan keikhlasan dan berpikirlah positif.
Mungkin kita perlu banyak belajar akan setiap pengalaman ini.
Bersabarlah ukhti…

Innallaha Ma’asshoobiriin…

“seorang ,mukmin boleh salah, boleh gagal, boleh tertimpa musibah. tetapi dia tidak boleh kalah, menyerah pada kelemahannya, menyerah pada tantangan dan keterbatasannya. dia harus tetap menembus gelap supaya dia bisa menjemput fajar. karena syurga bukanlah kado yang dihadiahkan begitu saja”

Ketika ku merasa tak mampu lagi memberikan perhatian padamu, aku yakin ALLAH mampu.
Ketika ku merasa tak mampu lagi membantumu bertahan, aku yakin ALLAH mampu.
Ketika ku merasa tak mampu lagi menjadi tempatmu berkeluh kesah, aku yakin ALLAH mampu.
Ya Robb..
satu pintaku,
ketika ku sudah tak mampu lagi menggenggam erat tangan saudaraku,
jangan pernah biarkan ia lepas dari genggamanMu.

Jumat, 06 Maret 2009

Dispnue..

Dispnu
Dispnu karena penyakit jantung terjadi karena kongesti vena pulmonalis. Adanya tekanan pada atrium kiri akan menimbulkan tekanan vena pulmonalis, yang normalnya berkisar 5 mmHg. Jika meningkat, seperti pada penyakit katup mitral dan aorta atau disfungsi ventrikel kiri, vena pulmonalis akan teregang dan dinding bronkus terjepit dan mengalami edema, menyebabkan batuk iritatif non produktif dan mengi. Jika tekanan vena pulmonalis lebih tinggi dan melebihi tekanan onkotik plasma, jaringan paru menjadi lebih kaku karena edema interstitial (peningkatan kerja otot pernafasan untuk mengembangkan paru dan timbul dispnu), transudat akan terkumpul dalam alveoli yang mengakibatkan edema paru.

Penyebab Dispnu
Penyebab jantung :
Akut
Iskemia atau Infark miokard
Regurgitasi mitral akibat rupture korda
Terjadinya AF pada penyakit katup mitral atau aorta
Kronis :
Disfungsi ventrikel kiri
Penyakit katup mitral
Miksoma atrium

Non jantung
Akut :
Emboli paru
Pneumotoraks
Asma
Sindrom hiperventilasi
Kronis :
Penyakit paru obstruktif atau restriktif
Hipertensi pulmonal
Kelainan dinding dada
Anemia
Kegemukan dan kurang fit.

Sesak Nafas waktu aktivitas (Dyspnea on effort) merupakan tanda payah jantung kiri. Tetapi dapat juga disebabkan oleh
Penyakit paru khronik seperti penyakit paru obstruktif menahun dan sebagainya.
Anemia yang berat karena adanya hipoksia yang berat
Hipertiroidi, karena kebutuhan oksigen yang meningkat
Obesitas yang berlebihan
Kadang-kadang pada orang yang tidak pernah melakukan olahraga.

Paroxysmal Nocturnal Dyspnea
Malam-malam terbangun karena sesak akibat adanya edema interstitial paru oleh karena payah jantung kiri. Keadaan yang mirip ini dapat dijumpai pada penderita :
Asma bronkhiale yang dapat serangan di waktu malam.
Bronkhitis, sesak hilang setelah batuk dengan mengeluarkan riak.
Sleep apnea

Orthopnea
Penderita merasa sesak dan berkurang apabila dalam posisi duduk (tidur memakai 4 bantal), juga merupakan tanda dari payah jantung kiri. Tetapi pada keadaan tertentu juga menyerupai orthopnea.
Penyakit paru obstruktif menahun yang berat, asma bronkhial di waktu serangan, karena penderita menggunakan otot pernafasan sekunder.
Paralisa diafragma bilateral
Proses dalam abdomen yang menekan diafragma ke atas seperti kehamilan yang besar, ascites permagna,dan lain-lain
Sensasi seperti sesak nafas juga dihubungkan dengan hiperventilasi. Keadaan ini dapat terjadi karena.
Peningkatan dead space paru pada emboli paru
Hipoksemia yang berat
Asidosis metabolik
Histeria

Pernafasan Cheyne – Stokes
Dapat tejadi pada payah jantung kiri yang berat. Tetapi dapat pula disebabkan kelainan neurologi (pusat pernafasan).

Selasa, 27 Januari 2009

Curahan hati wanita suci

Assalamu 'alaikum wr wb

Afwan, aku bukan pujangga yang hendak membahas tentang cinta. Aku jugatidak sedang mencampuri urusan orang lain (Aku hanya ingin memposisikan dirisebagai seorang saudara.. yang wajib hukumnya untuk mengingatkan saudaranya yang mungkin... salah langkah.

Bila artikel ini tak berkenan, mohon maaf. Itu saatnya aku untuk dikritisi... aku ingin bicara atas nama wanita, terlebih akhwat (kalau boleh sih) tolong untuk para ikhwan(atau yang merasa sebagaimuslim)

Wanita adalah makhluk yang sempit akal dan mudah terbawa emosi.
Terlepas bahwa aku tidak suka pernyataan tersebut, but itu fakta.
Sangat mudah membuat wanita bermimpi.
Tolong, berhentilah memberi angan-angan kepada kami.
Mungkin kami akan melengos kalau disapa.
Atau membuang muka kalau dipuji.
But, jujur saja, ada perasaan bangga. Bukan suka pada antum (mungkin) but sukakarena diperhatikan "lebih".
Diantara kami, ada golongan Maryam yangpandai menjaga diri.
Tetapi tidak semua kami mempunyai hati suci,jangan antum tawarkan sebuah ikatan bernama ta'aruf bila antum benar-benar belum siap akan konsekuensinya, sebuah ikatan ilegal yang bisa jadi berumur tak cuma dalamhitungan bulan tetapi menginjak usia tahun, tanpa kepastian kapan akandilegalkan.
Tolong, pahami arti cinta seperti pemahaman Umar Al Faruq: seperti induk kuda yang melangkah hati-hati karena takut menginjak anaknya (afwan,bener ini ya riwayatnya?) . Bukan mengajak kami ke bibir neraka.
Dengan SMS-SMS mesra, telepon sayang, hadiah-hadiah ungkapan cinta dan kunjungan pemantapanyang dibungkus sebuah label:ta'aruf.
Tolong, kami hanya ingin menjaga diri. Menjaga amal kami tetap tertuju padaNYA.
Karena janji Allah itu pasti.
Wanita baik hanya diperuntukkan laki-laki baik.
Jangan ajak mata kami berzina dengan memandangmu
Jangan ajak telinga kami berzina dengan mendengar pujianmu
Jangan ajak tangan kami berzina dengan menerima hadiah kasih sayangmu
Jangan ajak kaki kami berzina dengan mendatangimu
Jangan ajak hati kami berzina dengan berkhalwat denganmu
Ada beda persahabatan sebagai saudara, dengan hati yang sudah terjangkiti virus... beda itu bernama "rasa" dan"pemaknaan"
Bukan, bukan seperti itu yang dicontohkan Rasulullah.
Antum memang bukan Mush'ab antum juga tak sekualitas Yusuf as.
Tetapi antum bukan Arjuna dan tak perlu berlagak seperti Casanova karena Islam sudah punya jalan keluar yang indah yaitu segeralah menikah atau jauhi wanita dengan puasa

Tolong, sebelum antum memutuskan untukmendatangi kami jawab dulu pertanyaan ini dengan jujur:

setelah 3 bulan antum mendatangi dan menyatakan cinta, antum masih belum siap untuk mengikrarkan dalam sebuah pernikahan? ataukah antum masih butuh waktu lebih lama dan meminta kami menunggu, dengan alasan yang tidak syar'i dan terlalu duniawi?

kalau jawabannya "YA",:"SELAMAT" berarti antum lebih pantas masuk surga dibandingkan Ali binAbi Thalib as.
Dia baru berani mengatakan cinta kepada Fathimah, setelah menikah. Ali, pemuda kesayangan Rasul, tetapi menunggu waktu bertahun-tahun untuk mengatakannya.
Bukan karena dia pengecut tentu saja justru karena dia adalah laki-laki kualitas surga...

Tolong, kami tidak ingin menyakiti hati calon suami kami yang sebenarnya. Mereka berusaha untuk menjaga hijab, agar datang kepada kami dalam kondisi suci hati, tetapi kami malah menjajakan cinta kepada laki-laki yang belum tentu menjadi suami kami,atau antum sekarang sudah berani menjamin bahwa antum adalah calon suami kami sebenarnya?

maaf, wanita itu lemah dan mudah ditaklukkan. sebagai saudara kami, tolong, jaga kami.
Karena kami akan kuat menolak rayuan preman, tapi bisa jadi kami lemah dengan surat cinta kalian.
Bukankah akan lebih indah bila kita bertemu dengan jalan yangdiberkahiNya?
Bukankah lebih membahagiakan bila kita dipertemukan dalam kondisidiridhoiNya?
Bukan cuma saat menikah, tetapi saat pertemuan yang juga bebas dari maksiat.

Allah Maha Pencemburu, dan DIA Maha Memiliki kami, Jadi... mintalahkepadaNya sebelum mendatangi kami.

Wassalamu'alaikum Wr Wb.

dari prayoga.net (Wallahualam Bishawab)

Jumat, 23 Januari 2009

A simple love..

I thought that i've spend too much time looking for the right person to love
or finding fault with those already love,
when instead I should be perfecting to the love that i give

I wish,,when I truly care for someone,
I don't wanna look for faults,
I don't wanna look for answers,
I don't wanna look for mistakes.

Instead,
I'll fight the mistakes,
I'll accept the faults,
and I'll overlook the excuses...

Coz, I know..
I can't make someone to love me,
all I can do is be someone who can be loved,
the rest is up to the person to realise my worth.

Coz I know..
One day..
In life there are very rare chances
that i'll meet the person i love and loves me in return..
So when i have it ,i'll never let him go

Coz,the chance might never come on my way again...

Rabu, 19 November 2008

HTS...hubungan tidak jelas..??


HTS tidak memiliki masa depan. Dua insan yang menjalani hubungan itu hanya berlandaskan perasaan iseng, coba – coba, berharap akan ada keajaiban dan selalu berjalan di jalan yang menyenangkan.
Mereka membutuhkan hubungan semacam itu untuk memenuhi perasaan ingin tahunya. Bahkan boleh jadi dia berdalih dengan suatu kelemahan yang ada pada dirinya. Dia merasa kosong dan butuh orang untuk mengisi kekosongan hidupnya itu.

Menjalani HTS sama saja dengan menafikan unsur Allah dalam diri kita. Seolah kita tidak cukup puas dengan takdir yang kelak akan kita terima. Kita merasa perlu coba – coba dengan sesuatu yang sama sekali tidak mendatangkan manfaat. Selain rasa da, dig, dug kalau ketahuan sama murabbi, sama orang orang tua dan khawatir akan dosa yang menyertainya.
Paling kita hanya akan merasa letupan – letupan dalam hati yang berjingkat – jingkat menyisir perasaan, terlena dan terbuai layaknya di surga keabadian, merasa disanjung dengan seseorang yang seolah benar kita sayang. Tapi semuanya palsu, karena itu hanya hubungan yang tidak tentu. Tidak tentu arahnya, daan tidak tentu tujuannya. Untuk apa hubungan itu, siapa yang diuntungkan, apa manfaatnya , sama sekali tidak ada. Kabur, tidak jelas dan cenderung melelahkan.
Satu hal yang membuat miris dan meringis adalah pelaku dari HTS ini adalah para ikhwan dan akhwat yang notabene harusnya tahu hukum syar’i. Karena setiap hari mereka mendapat asupan gizi.yang berupa kajian, liqa, halaqah, dan seabrek aktivitas lain. Seharusnya mereka sehat secara hati dan jiwa, tapi nampaknya pengaruh godaan setan lebih efektif dan lebih manjur. Hati mereka terpikat hingga akhirnya gampang kumat dan berbuat maksiat lagi. Lagi, lagi dan lagi.

Mereka mengetahui ilmu tapi mereka menyelisihi ilmu itu. Mereka memahami bahwa itu tidak boleh, itu haram dan itu menjijikan, tetapi mereka tetap saja melakukannya. Maka tidak berlebihan kiranya kita menyebutkan double kesalahan. Di satu sisi mereka menyalahi ilmu yang mereka miliki, disisi lain mereka bermaksiat di depan Allah Ta’ala.

Lebih parah lagi, mereka melakukan HTS dan berilmu ini kadang sangat susah dinasehati segala ayat dan dalil dari As-sunnah dan hujah ulama hanya didengar oleh kuping kanan kemudian mental lagi ke kuping kiri. Mereka menjadi kebal dengan nasehat. Butuh kesabaran ekstra lebih untuk menundukan hatinya kembali pada islam.
Karena jika tidak hati – hati, mereka bisa lepas dari ikatan memilih untuk berpisah dari komunitas dakwah mereka, dan lebih memilih memadu cinta dan sayang atas nama hubungan tanpa status yang mereka rencanakan. Salah ngomong bisa menjadi persoalan besar. Sensitif mudah tersinggungdan tidak mau berlama-lama dalam sebuah obrolan. Lebih suka menyendiri dan menikmati hati yang sedang dimanjakan perasaan cinta yang melenakan.

Akhirnya kata-kata mujarab pun disebutkan ”akhwat juga manusia, ikhwan juga manusia. ” mereka ingin dimaklumi bila berbuat kesalahan, toh mereka juga bisa salah dan bisa lupa. Tetapi pertanyaannya, dimanakah akal kemanusiaan mereka? Akal itu ada tapi nafsu telah menundukannya . ” ikhwan itu ganteng, kalau tidak menjadi istrinya setidaknya aku pernah menjadi orang yang special dihatinya. Inikah alasan manusiawi mereka?
Justru karena kita manusia, maka akal kita bisa lebih berfungsi daripada makhluk lainnya. Akhwat juga manusia, ikhwan juga manusia, makanya mereka seharusnya juga paham bahwa tidak semudah itu manusia berbuat salah. Bahwa manusia dengan segala kelebihan ilmu dan pengetahuan pada dirinya tidak semudah itu dimaklumi kesalahannya. Karena sebuah maksiat terjadi dari proses yang panjang dan bersahut – sahutan. Ia tidak terjadi mendadak, tiba–tiba dan tanpa perencanaan maka tidaklah adil bila akhirnya sebuah kesalahan bisa serta merta gugur dan terampuni dengan sebuah kalimat ”Ikhwan juga manusia, Akhwat juga manusia”. Benarkan ?

Burhan Sodiq, copied from Farren's bulletin

Minggu, 19 Oktober 2008

Air mata keinsafan....

Kenapakah begitu susah untuk aku mengubah diri ini agar menjadi insan berguna pada mata Ilahi?
Kenapa begiru sukar diri ini untuk menerima segala kebenaran yang diajarkan padaku?
Begitu hitamkah hati ku ini?
Begitu menggunungkah dosa diri ini?
Layakkah aku untuk meminta ampunanMu ya Allah?
Masih adakah ruang untuk hidayahMu bertapak dalam ruangan hati hitam ini ya Allah?
Kenapa begitu susah diri ini untuk mengalirkan air mata apabila disebut nama yang Maha Esa…?
Kenapa begitu berat air mata ini untuk mengalir mendengar nama Rasulullah s.a.w?
kenapa begitu jauh diri ini jika dibanding dengan para pejuang Islam yg lain?
Aku juga muslim yang sama-sama ingin melihat kebangkitan Islam….
Aku juga muslim yang bersama-sama melawan arus jahiliyah..
Tapi diri ini tetap ku rasakan masih sungguh jauh untuk menghampiri gerbang syurga-Mu ya Allah……
Tapi aku tidak sanggup dengan siksaan api neraka-Mu...Ya Allah……
Hinanya diri ku ini ya Allah…
Kotornya diri ku ini ya Allah…
Jijiknya diri ku ini ya Allah…
Berilah hidayah padaku ya Allah…
Janganlah Kau tinggalkan aku walau sesaat…
Pimpinlah aku dalam setiap detik perbuatanku…
Aku tidak sanggup jika Kau berpaling dari memandang diri ini…
Tidak sanggup ya Allah….
Segala-galanya aku berserah pada Mu…
Aku tidak apat membayangkan diriku tanpa pimpinan-Mu ya Allah…
Aku tidak sanggup menjadi sehina-hina manusia pada pandangan-Mu…
Astaghfirullahalazim…
Ampunilah aku dalam setiap kejahilan dan kelekaanku….
Hanya pada Engkau aku bergantung dan mengharap segala-galanya….

Air mata membasahi pipi….
Adakah ini air mata keinsafan???
Ini adalah air mata kehinaan yang melanda diri ini…
Diri ini sedih dengan apa yg telah hambaMu ini lakukan….
Aku ingin meminta sesuatu dari Mu..
Tapi aku sungguh malu padaMu ya Allah..
Aku teringat perjuangan Hassan Al-Banna..
Aku sangat mengagumi perjuangan beliau…
Aku mengagumi perjuangan Syed Qutub…
Tapi ya Allah…aku malu ya Allah untuk menyatakannya…
Masih layakkah diri ini menyebut nama Hassan Al-Banna?
Nama syed Qutub?
Masih tersisakah pejuang sepertinya untuk diri ini….
Malunya aku ya Allah dengan permintaan ini...
Aku tidak layak memikirkan tentangnya..
Wanita seperti manakah yang Kau pilihkan untuk mereka…?
Wanita yang bagaimanakah yang telah Kau pilih untuk melahirkan mereka?
Semestinya seperti Zainab Al-Ghazali dan mereka yang seangkatan dengan beliau…
Aku ingin sekiranya boleh mendampingi orang-orang sekaliber mereka.
Seorang yang hidupnya semata-mata untuk Allah.
Mereka tak tergoda rayuan harta dan benda apalagi wanita.
Aku ingin sekiranya boleh menjadi seorang ibu bagi mujahid-mujahid seperti Hassan Al-Banna.Masih tersisakah mujahid seperti Al-Banna untukku ya Allah…?
Layakkah diri ini untuk menjadi peniup semangatnya?
Aku sungguh malu menyatakannya ya Allah…
Sungguh hina diri ini…sungguh kotor diri ini…
Sungguh lemah diri ini untuk mujahid seperti mereka…
Air mata ini jika dialirkan hingga titisan terakhir,
namun ia masih tidak mencukupi untuk menyatakan rasa bersalah dengan dosa-dosa diri ini yang menggunung tinggi...
Ya Allah…..
Pimpinlah daku…
Janganlah Kau tinggalkan aku walau sesaat
Aku tidak sanggup dibiarkan dlm lumpur dosa2 hina….
Ampunilah aku ya Allah….
Astaghfirullahalazim…
Astaghfirullahalazim…
Astaghfirullahalazim…

mayat b'pose



Hmm,,,

gambar di samping ini adalah gambar mayat seorang wanita yg lg hamil 7 atw 8 bulan...(lengkap sm janinnya pula tuh...)

gambar ni katanya diambil dari pameran mayat di china...

Gw shock....!! pameran mayat...??

wew, mayat pun ada pamerannya....

ok,, ada yg mo komentar....??

gmn tanggepan kalian smua ttg pameran mayat....??